|

Perokok ?
Sakit Jantung sudahlah
Pasti
Jangan Anda perpanjang
lagi ......
Segera Hentikan merokok !

klik selengkapnya
|
Omega-3 &
Omega-6 untuk Kesehatan Jantung
Kesehatan jantung
sangat penting kita perhatikan ,bagaimana tidak
? Bila Jantung berhenti TAMAT lah semuanya.....
Saat ini ilmu kedokteran sangat memberikan
perhatian untuk masalah jantung ini ,banyak
penelitian yang dilakukan hanya untuk kesehatan
jantung tujuannya.
Belum terlalu lama ada elemen-elemen yang sangat
penting ditemukan dari hasil penelitian
kedokteran yaitu Omega-3 dan Omega-6 yang sekali
lagi ini untuk kesehtan jantung.
Tubuh kita terdiri dari lemak, protein, serta
karbohidrat yang jumlahnya sekitar 38% dan
sisanya adalah air. Sebagian besar lemak berupa
trigliserida, yaitu ester gliserol dengan tiga
jenis asam lemak yang sama atau berbeda.
Beberapa jenis asam lemak dalam tubuh dapat
dikelompokkan menjadi asam lemak tak jenuh jamak
yang dikenal sebagai PUFA (Poly Unsaturated
Fatty Acid). Itu adalah kelompok asam lemak yang
sangat penting bagi kesehatan manusia dan tidak
dapat diganti senyawa lain.
PUFA terdiri dari induk asam lemak esensial atau
esential fatty acid (EFA) dan asam lemak tidak
jenuh turunannya yang berantai panjang atau long
chain more unsaturated derivatives (LCPUFA).
EFA tidak dapat disentesa denovo (dalam tubuh)
manusia. Karena itu, EFA harus menjadi bagian
dari menu yang dikonsumsi.
Ada dua kelompok PUFA yaitu Omega-6 dan Omega-3,
yang berturut-turut disintesa dari asam linoleat
(LA) serta asam alpha linolenat (ALNA). Peran
EFA sudah diungkapkan sejak tahun 1929, tetapi
banyak terfokus pada Omega-6. Baru tahun 1970-an
peran Omega-3 mulai dianggap penting berdasarkan
penelitian terhadap orang-orang Eskimo yang
banyak mengonsumsi ikan. Kini baik Omega-6,
Omega-3, dan Omega-9 terbukti berperan dalam
pertumbuhan dan perkembangan, serta mencegah
beberapa penyakit kronis.
Metabolisme PUFA
LA dan ALNA melalui proses desaturasi dan
elonggasi di dalam sel tubuh manusia akan diubah
berturut-turut menjadi long chain n-6 PUFA
(Omega-6) dan long chain n-3 PUFA (Omega-3).
Dalam proses konversi LA dan ALNA, terjadi suatu
kompetisi yang ketat untuk memperebutkan enzim
yang sama. Secara alami, ALNA (Omega-3) memiliki
daya afinitas yang lebih tinggi untuk
mendapatkannya.
Long chain n-6 PUFA yang paling penting adalah
di-homo-gamma linoleat (DHGLA) dan arachidonic
acid (AA). Sedangkan long chain n-3 PUFA yang
paling penting adalah eicosapentaenoic acid (EFA)
dan
decohexaenoic acid (DHA).
Fungsi utama EFA, LC n-6 PUFA dan LC n-3 PUFA
adalah sebagai komponen struktural dan
fungsional dari membran sel. Karena itu, mereka
sangat esensial bagi pembentukan jaringan tubuh.
Kadar LC n-6 PUFA dan LC n-3 PUFA dalam membran
dan rasionya diketahui sangat mempengaruhi
proses biologis, misalnya fluiditas membran,
transportasi zat gizi, aktivitas enzim yang
melekat pada membran,
dan fungsi reseptor.
Coronary Vascular Disease (CVD) sering disamakan
dengan Coronary Heart Disease (CHD) atau
penyakit jantung koroner. Sebelumnya, program
pencegahan CVD difokuskan pada bagaimana
menurunkan tingkat serum kolesterol (terutama
LDL) dengan cara mereduksi konsumsi total lemak
(khususnya lemak jenuh) serta kolesterol
dan meningkatkan konsumsi PUFA.
Sangat jelas bahwa
untuk meningkatkan kesehatan Jantung sangat
dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi PUFA
;-)
NUSAHealth
:: komentar /
konsultasi
::
Dapatkan Free Training dan News Letter dari NUSAHealth
|